Wednesday, March 31, 2010

Renungan Ibu.........

Suatu ketika….seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia…

Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan, “Para malaikat di sini menyatakan bahawa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup di sana? Saya begitu kecil dan lemah…” kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu..ia akan menjaga dan mengasihimu.”

“..Tapi di syurga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa..ini cukup bagi saya untuk bahagia..” demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, “..Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari..dan kamu merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia..”.

Si bayi pun bertanya kembali, “..Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada Mu?..”

Sekali lagi Tuhan menjawab, “..Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa..”.

Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi, “..Saya mendengar bahawa di bumi ramai orang jahat..siapa yang akan melindungi saya?”.

Dengan penuh kesabaran Tuhan pun menjawab, “..Malaikatmu akan melindungimu..walau dengan taruhan jiwanya sekali pun..”.

Si bayi pun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, “..Tapi saya akan bersedih kerana tidak melihat Engkau lagi..”.

Dan Tuhan pun menjawab, “..Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku..dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaKu..walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisi mu..”.

Saat itu Syurga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirik bertanya, “..Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat di rumah ku nanti..?”.

Tuhan pun menjawab, “..Kamu dapat memanggil malaikatmu…IBU…”.

Kenanglah ibu yang menyayangimu…untuk ibu yang selalu menitiskan air mata ketika kau pergi…

Ingatkah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut, demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu..

Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu..? dan ingatkah engkau ketika air mata menitis dari mata ibu mu ketika dia melihatmu terbaring sakit..?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat engkau dilahirkan.

Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu…

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan engkau rindukan di masa akan datang..ketika ibumu telah tiada…

Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita…tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia…yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya…yang ada hanyalah baju yang digantung di almari kamarnya…

Tak ada lagi dan tak kan ada lagi yang menitiskan air mata mendoakanmu di setiap hembusan nafasnya..

Kembalilah segera…peluklah ibu yang selalu menyayangimu….

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya..kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya……………..


No comments:

Post a Comment

Doa Mohon Istiqamah Dalam Taat & Beribadat

Doa Rasulullah SAW di akhir solat, sebelum salam:


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari azab neraka jahannam, dari azab kubur, dari fitnah dajjal dan dari sebarang fitnah sewaktu hidup juga ketika menghadapi kematian”.



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari sebarang jenis dosa dan bebanan hutang.”


Doa memohon agar ditetapkan iman



يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Maksudnya: “Wahai Tuhan yang membalik-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu”


Doa memohon agar terus beristiqamah



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari terpesong dari landasan yang benar setelah mendapat hidayah (Iman)”.


Doa Mohon Tetapkan Pendirian



اللَّهُمَّ ثَبِّتْنِيْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآَخِرَةِ

Maksudnya: Wahai Tuhanku, Teguhkan aku dengan perkataan yang teguh di dunia (La ilaha illallah) dan di akhirat (sewaktu disoal dalam kubur)


اللَّهُمَّ آمِيْنَ

Followers


وَاصبِر نَفسَكَ مَعَ الَّذينَ يَدعونَ رَبَّهُم بِالغَدوٰةِ وَالعَشِىِّ يُريدونَ وَجهَهُ ۖ وَلا تَعدُ عَيناكَ عَنهُم تُريدُ زينَةَ الحَيوٰةِ الدُّنيا ۖ وَلا تُطِع مَن أَغفَلنا قَلبَهُ عَن ذِكرِنا وَاتَّبَعَ هَوىٰهُ وَكانَ أَمرُهُ فُرُطًا ﴿٢٨

Maksudnya : “Dan jadikanlah dirimu sentiasa berdamping rapat dengan orang-orang yang beribadat kepada Tuhan mereka pada waktu pagi dan petang, yang mengharapkan keredaan Allah semata-mata; dan janganlah engkau memalingkan pandanganmu daripada mereka hanya kerana engkau mahukan kesenangan hidup di dunia; dan janganlah engkau mematuhi orang yang Kami ketahui hatinya lalai daripada mengingati dan mematuhi pengajaran Kami di dalam Al-Quran, serta ia menurut hawa nafsunya, dan tingkah-lakunya pula adalah melampaui kebenaran.”


Surah Al-Kahfi : 28



يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ ٌ

Maksudnya : “Wahai manusia, sesungguhnya Kami (ALLAH) telah menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang wanita dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal (TA’ARUF). Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi ALLAH ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Surah Al-Hujurat : 13


يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٌ۬ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ۬‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Maksudnya : “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya); dan hendaklah tiap-tiap diri melihat dan memerhatikan apa yang ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan): Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat Meliputi PengetahuanNya akan segala yang kamu kerjakan.”

Surah al-Hasyr : 18