Wednesday, February 24, 2010

Ilmu, suatu perjalanan yang panjang….

Setiap hari Allah SWT mencoretkan berlainan takdirnya. Kita hamba yang lemah lagi daif, tidak harus leka dalam menjalankan amanah untuk hidup. Peranan doa sekiranya diaplikasikan seiring dan sama hebatnya dengan zat ilmu, natijahnya pasti sesuatu yang luar biasa.

Masyarakat Islam secara umumnya memandang doa terlalu rendah nilainya, sedang ilmu diangkat tinggi pula oleh sesetengah pihak. Khilaf ini menjadikan kita bangsa yang berilmu, akan tetapi tidak memanfaatkan. Kita tidak berupaya menyalurkan ilmu itu ke tempat yang sepatutnya. Bukan tangan tidak sampai, bukan juga kaki tidak jejak namun hati yang menjadi buta lantaran keberkatan yang menyepi dan membiarkan manusia sendiri tergapai-gapai dalam cerah.

“..Katakanlah, Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Surah az-Zumar : 53]

Ingatlah, setinggi mana pun menara yang kita daki, seluas mana pun kota kita terokai, Allah SWT tetap ada memerhatikan tingkah dan laku kita. Jangan lupa, semua percaturan dan perjalanan adalah dengan kehendak dan izin dariNya. Tanpa Dia, siapalah kita. Berdoalah seperti setianya nabi-nabi kita meminta pertolongan dan redha Allah SWT dulu.

“...Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.” [Surah al-Hasyr : 19]

.::Diari Sufi::.

No comments:

Post a Comment

Doa Mohon Istiqamah Dalam Taat & Beribadat

Doa Rasulullah SAW di akhir solat, sebelum salam:


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari azab neraka jahannam, dari azab kubur, dari fitnah dajjal dan dari sebarang fitnah sewaktu hidup juga ketika menghadapi kematian”.



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari sebarang jenis dosa dan bebanan hutang.”


Doa memohon agar ditetapkan iman



يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Maksudnya: “Wahai Tuhan yang membalik-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu”


Doa memohon agar terus beristiqamah



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari terpesong dari landasan yang benar setelah mendapat hidayah (Iman)”.


Doa Mohon Tetapkan Pendirian



اللَّهُمَّ ثَبِّتْنِيْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآَخِرَةِ

Maksudnya: Wahai Tuhanku, Teguhkan aku dengan perkataan yang teguh di dunia (La ilaha illallah) dan di akhirat (sewaktu disoal dalam kubur)


اللَّهُمَّ آمِيْنَ

Followers


وَاصبِر نَفسَكَ مَعَ الَّذينَ يَدعونَ رَبَّهُم بِالغَدوٰةِ وَالعَشِىِّ يُريدونَ وَجهَهُ ۖ وَلا تَعدُ عَيناكَ عَنهُم تُريدُ زينَةَ الحَيوٰةِ الدُّنيا ۖ وَلا تُطِع مَن أَغفَلنا قَلبَهُ عَن ذِكرِنا وَاتَّبَعَ هَوىٰهُ وَكانَ أَمرُهُ فُرُطًا ﴿٢٨

Maksudnya : “Dan jadikanlah dirimu sentiasa berdamping rapat dengan orang-orang yang beribadat kepada Tuhan mereka pada waktu pagi dan petang, yang mengharapkan keredaan Allah semata-mata; dan janganlah engkau memalingkan pandanganmu daripada mereka hanya kerana engkau mahukan kesenangan hidup di dunia; dan janganlah engkau mematuhi orang yang Kami ketahui hatinya lalai daripada mengingati dan mematuhi pengajaran Kami di dalam Al-Quran, serta ia menurut hawa nafsunya, dan tingkah-lakunya pula adalah melampaui kebenaran.”


Surah Al-Kahfi : 28



يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ ٌ

Maksudnya : “Wahai manusia, sesungguhnya Kami (ALLAH) telah menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang wanita dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal (TA’ARUF). Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi ALLAH ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Surah Al-Hujurat : 13


يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٌ۬ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ۬‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Maksudnya : “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya); dan hendaklah tiap-tiap diri melihat dan memerhatikan apa yang ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan): Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat Meliputi PengetahuanNya akan segala yang kamu kerjakan.”

Surah al-Hasyr : 18