Wednesday, October 5, 2011

Seorang gadis itu..


Seorang gadis itu..
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,
lentur hati... telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya, dalamnya ada air,
sehangat cinta, sejernih suka, sedalam duka,
ceritera hidupnya...

Seorang gadis itu...
hatinya penuh manja,
penuh kasih sayang semuanya,
cinta untuk diberi... kasih untuk dirasa...
namun manjanya bukan untuk semua,
bukan lemah, atau kelemahan dunia... ia bisa kuat,
bisa jadi tabah, bisa ampuh menyokong ,
pahlawan-pahlawan dunia... begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah ...

Seorang gadis itu...
teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini... dari indahnya jannah,
hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap nikmatNya...

Seorang gadis itu...
bisa seteguh Khadijah, yang suci hatinya,
tabah dan tenang sikapnya, teman ar-Rasul,
pengubat duka dan laranya... bijaksana ia,
menyimpan ílmu, si teman bicara,
dialah Áishah, penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah, penyimpan mashaf pertama kalamullah ...

Seorang gadis itu...
bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji,
itu hanya cerca manusia,
namun sucinya Allah memuji...
seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah... kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama,
di belakangnya dialah pelita,
cahaya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucunda Baginda... bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah,
meski akhirnya khalifah rebah,
syahid menyahut panggilan Allah.

Seorang gadis itu...
perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara... dengan cinta Rabbnya,
dengan rindu Rasulnya... dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama, Allah dan juga RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya, agama, keluarga dan ummahnya...

Seorang gadis itu...
melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
kesabaran dan kemaafan, keyakinan dan penghargaan,
tanpa jemu dan tanpa bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan...

Seorang gadis itu...
yang hidup di alaf ini,
gadis akhir zaman,
era hidup perlu berdikari...
dirinya terancam dek fitnah,
sucinya perlu tabah, cintanya tak boleh berubah,
tak bisa terpadam dek helah, dek keliru fikir jiwanya,
kerana dihambur ucapkata nista,
hanya kerana dunia memperdaya...

Kerana seorang gadis itu,
yang hidup di zaman ini...
perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah dan kalah, dalam pertarungan yang lama... dari rebah dan salah,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cinta,
nikmat hakiki seorang hamba,
dari Allah yang menciptakan,
dari Allah yang mengurniakan,
seorang gadis itu... anugerah istimewa kepada dunia..

Seorang gadis itu...
tinggallah di dunia, sebagai ábidah, da'ieyah dan mujahidah,
pejuang ummah... anak ummi dan abah,
muslimah yang solehah... kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu, taman budi dan ma'rifatullah...

Seorang gadis itu...
moga akan pulang,
dalam cinta dan dalam sayang,
redha dalam keredhaan,
Tuhan yang menentukan...

Seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI!
amin..............

1 comment:

Doa Mohon Istiqamah Dalam Taat & Beribadat

Doa Rasulullah SAW di akhir solat, sebelum salam:


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari azab neraka jahannam, dari azab kubur, dari fitnah dajjal dan dari sebarang fitnah sewaktu hidup juga ketika menghadapi kematian”.



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ.

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari sebarang jenis dosa dan bebanan hutang.”


Doa memohon agar ditetapkan iman



يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ

Maksudnya: “Wahai Tuhan yang membalik-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu”


Doa memohon agar terus beristiqamah



اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْرِ

Maksudnya: “Wahai Tuhanku, Aku berlindung dengan-Mu dari terpesong dari landasan yang benar setelah mendapat hidayah (Iman)”.


Doa Mohon Tetapkan Pendirian



اللَّهُمَّ ثَبِّتْنِيْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآَخِرَةِ

Maksudnya: Wahai Tuhanku, Teguhkan aku dengan perkataan yang teguh di dunia (La ilaha illallah) dan di akhirat (sewaktu disoal dalam kubur)


اللَّهُمَّ آمِيْنَ

Followers


وَاصبِر نَفسَكَ مَعَ الَّذينَ يَدعونَ رَبَّهُم بِالغَدوٰةِ وَالعَشِىِّ يُريدونَ وَجهَهُ ۖ وَلا تَعدُ عَيناكَ عَنهُم تُريدُ زينَةَ الحَيوٰةِ الدُّنيا ۖ وَلا تُطِع مَن أَغفَلنا قَلبَهُ عَن ذِكرِنا وَاتَّبَعَ هَوىٰهُ وَكانَ أَمرُهُ فُرُطًا ﴿٢٨

Maksudnya : “Dan jadikanlah dirimu sentiasa berdamping rapat dengan orang-orang yang beribadat kepada Tuhan mereka pada waktu pagi dan petang, yang mengharapkan keredaan Allah semata-mata; dan janganlah engkau memalingkan pandanganmu daripada mereka hanya kerana engkau mahukan kesenangan hidup di dunia; dan janganlah engkau mematuhi orang yang Kami ketahui hatinya lalai daripada mengingati dan mematuhi pengajaran Kami di dalam Al-Quran, serta ia menurut hawa nafsunya, dan tingkah-lakunya pula adalah melampaui kebenaran.”


Surah Al-Kahfi : 28



يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ ٌ

Maksudnya : “Wahai manusia, sesungguhnya Kami (ALLAH) telah menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang wanita dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal (TA’ARUF). Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi ALLAH ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Surah Al-Hujurat : 13


يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٌ۬ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٍ۬‌ۖ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ

Maksudnya : “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah (dengan mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya); dan hendaklah tiap-tiap diri melihat dan memerhatikan apa yang ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk hari esok (hari akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan): Bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat Meliputi PengetahuanNya akan segala yang kamu kerjakan.”

Surah al-Hasyr : 18